Cegah Diabetes Tipe 2 dengan Mengurangi Asupan Garam

Dalam penelitian terbaru yang diterbitkan oleh Tulane University, dikemukakan bahwa mengurangi asupan garam dapat menjadi kunci untuk mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Penelitian ini memberikan pandangan baru terkait hubungan antara konsumsi garam dan kesehatan, khususnya terkait dengan diabetes.

Penelitian ini, yang diterbitkan pada 1 November di Mayo Clinic Proceedings, telah menjadi sorotan karena menjadi penelitian pertama yang secara khusus menginvestigasi hubungan antara penanda perilaku menambahkan garam ke dalam makanan dan resiko diabetes tipe 2. Dr. Lu Qi, PhD, direktur Tulane University Obesity Research Center, dan profesor di School of Public Health and Tropical Medicine, mengungkapkan bahwa selama ini kita telah mengetahui bahwa membatasi garam dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan hipertensi. Namun, penelitian ini membuka pandangan baru bahwa tidak mengonsumsi garam juga dapat membantu mencegah diabetes tipe 2.

Metodologi Penelitian

Penelitian ini melibatkan lebih dari 400.000 orang dewasa yang terdaftar di Biobank Inggris selama hampir 12 tahun. Peneliti mengamati asupan garam dan indeks massa tubuh peserta selama periode tersebut. Lebih dari 13.000 peserta yang rutin mengonsumsi garam mengidap diabetes tipe 2, kondisi di mana tubuh kehilangan kemampuan mengatur gula darah dengan baik dan menyebabkan resistensi insulin.

Hubungan Antara Garam dan Diabetes Tipe 2

Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara asupan garam yang lebih banyak dengan indeks massa tubuh yang lebih tinggi. Orang yang ‘kadang-kadang’, ‘biasanya’, atau ‘selalu’ menggunakan garam memiliki kemungkinan 13 persen, 20 persen, dan 39 persen lebih besar terkena diabetes tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang ‘tidak pernah atau jarang’ menggunakan garam.

Baca Juga  Penyebab Umum Refluks Asam Lambung

Implikasi Kesehatan

Penemuan ini memberikan implikasi kesehatan yang signifikan, terutama dalam upaya pencegahan diabetes tipe 2. Meskipun peneliti menegaskan bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami secara mendalam alasan konsumsi garam berlebih dapat memengaruhi resiko diabetes, hasil ini memberikan dasar baru untuk mempertimbangkan perubahan dalam kebiasaan makan sehari-hari.

Langkah Preventif

Mengurangi asupan garam menjadi langkah preventif yang dapat diambil setiap individu untuk menjaga kesehatan jangka panjang. Dengan menyadari hubungan yang mungkin ada antara konsumsi garam dan diabetes tipe 2, kita dapat mempertimbangkan untuk membatasi asupan garam dalam diet sehari-hari.

Kesimpulan

Penelitian dari Tulane University memberikan pemahaman baru terkait hubungan antara garam dan diabetes tipe 2. Dengan menyoroti pentingnya mengurangi asupan garam, penelitian ini memberikan informasi berharga bagi mereka yang peduli dengan kesehatan jantung dan pencegahan diabetes.

Check Also

Tips untuk Meningkatkan Kesehatan Otak Anda

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan oleh National Institute of Aging, yang dipimpin oleh ahli psikologi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *